Tutorial Belajar Makeup Untuk Pengantin Jawa

Posted on

Riasan makeup ala pengantin Jawa mampu mencuri perhatian banyak mempelai wanita, termasuk para selebriti Tanah Air. Tak mengherankan karena riasan makeup pengantin Jawa sangat cantik dan unik. Persiapan untuk makeup rias pengantin Jawa ini pun bukan sekedar merias wajah saja, ada trik jitu yang harus dilakukan supaya bisa membuat pengantin terlihat berseri dan tampil beda. Alhasil, pengantin bisa memancarkan aura kecantikan yang membuat setiap tamu undangan yang datang ikut merasakan kebahagiaan.

.

.

baju wisuda pesta kondangan

.

.

Tutorial Belajar Makeup Pengantin Jawa

Seperti yang telah sedikit disinggung di atas, riasan makeup pengantin Jawa juga banyak dipilih para artis Indonesia. Sebut saja Nagita Slavina, Caca Tengker, Andien Aisyah, Momo Geisha, dan Acha Septriasa. Untuk Nagita Slavina, penata riasnya memadukan lipstik warna merah dengan pulasan eyeshadow yang terkesan dramatis. Sementara untuk sang adik, Caca Tengker, penata riasnya menciptakan kesan glamor dengan memberikan pulasan lipstik merah. Riasan mata juga tak dibuat terlalu berlebihan. Penampilan Caca Tengker bak gaya soft smokey dengan highlight di sudut mata bagian dalamnya.

Pulasan lipstik merah juga diaplikasikan pada penampilan Andien Aisyah. Dengan pulasan lipstik merah, Andien Aisyah juga terlihat menampilkan alis dan riasan mata secara tegas. Untuk Momo Geisha, ia dirias dengan mata yang tampak lebih dramatis karena nuansa brown smokey eyes. Lain halnya dengan Acha Septriasa. Acha menggunakan pulasan eyeshadow berwarna champagne yang dipadukan dengan winged eyeliner cokelat. Penampilannya semakin cantik dengan lipstik bernuansa lembut. Riasan Acha ini menciptakan kesan segar dan natural di wajahnya.

Untuk tata rias pengantin Jawa itu sendiri terbagi menjadi beberapa model makeup, yakni Yogya Putri, Yogya Jangan Menir, Jogja Paes Ageng, Solo Bahasan, dan Solo Putri. Makeup Yogya Putri dilengkapi dengan sanggul tekuk di bagian rambutnya. Namun, ada juga yang mengenakan cunduk mentul besar dan pelat gunungan. Untuk makeup Yogya Jangan Menir, model riasan pengantinnya tak memakai dodot. Sedangkan untuk Jogja Paes Ageng, riasan pengantinnya mirip dengan gaya solo putri yang bercorak hitam.

Dalam makeup Jogja Paes Ageng, mempelai wanita menggunakan atribut tata rias berwarna hitam pada bagian dahi dengan warna emas pada bagian pinggirnya. Sementara bagian rambut pengantin disanggul dengan gaya gajah ngolig. Meski begitu, ada juga pengantin yang menerapkan gaya rambut menjuntai dengan dihiasi di bagian sumpingnya.

Untuk tata rias Solo Bahasan, pengantin menggunakan kemben, kain dodot atau kain kampuh, dan sampur. Lain halnya dengan tata rias Solo Putri, mempelai wanita harus menggunakan corak hitam mirip Paes Ageng. Gaya rambutnya dibuat ukel besar mirip bokor mengkureh. Tata rias rambutnya juga dilengkapi dengan bunga melati tibo dodo yang dironce dan ditambah cunduk sisir beserta cunduk mentul di bagian atasnya.

.

.

baju pesta

.

.